SAHUR
Ramadhan malam pertama. Dargombez bangun hendak sahur. Ia mencari cari istrinya Tukiyem buat nyiapin sahur tapi gak ketemu. Dilihat di meja makan ada sepiring nasi sayur asem lengkap dengan satu ekor ikan tongkol. Dalam hatinya dia berkata oalah sudah disiapkan tho sahurnya. Tanpa basa basi langsung saja disantap hidangan tersebut. Di tengah makan terdengar suara dari dapur KROMPYAAANGGG... seperti suara sesuatu yang jatuh ato pecah. Dargombezpun bergegas ke belakang barangkali terjadi sesuatu. Dia mendapati istrinya keliatan emosi sambil memegang sapu dan teriak-teriak"Dasar kucing kurang ajar, itu kan jatah sahur suamiku. kenapa diembat juga....hhuuuuhh".
Perasaan Dargombez mulai nggak enak.
Dargombez : "Bentar, Dik. Jangan bilang kalo makanan di meja tadi sisa kucing!"
Tukiyem : "Sayangnya,...emang iya mas. Tuh habis diduluin kucing. Makanya ini lagi aku hajar kucingnya"
Dargombez : @#%&^#!@!(sahur pertama bersama kucing)
Sebuah blog yang bertujuan membuat anda selalu tersenyum, meskipun hanya sejenak. Semakin banyak orang tersenyum semakin berkurang orang stress di negeri kita INDONESIA RAYA tercinta ini. Bisa juga anda bergabung di facebook di group SENYUM SEJENAK untuk mendapatkan cerita lucu GRATIS setiap minggunya di wallnya
Kamis, 04 Agustus 2011
SENYUM SEJENAK SERI 158
IDOLA
Pagi itu Dargombez duduk termenung di warung kopi Pasar Kambing dekat Ampel. Datang Markun yang langsung menginterogasi kenapa sahabatnya itu duduk termenung sendirian.
Markun :"Kamu kenapa, Mbez? Kok tumben murung."
Dargombez :"Iya,Kun. Di rumah nggak ada yang menidolakan aku."
Markun :"Maksudnya?"
Dargombez :"Anakku yang paling kecil mengidolakan Upin Ipin, kakaknya mengidolakan Rafael anggota boys band Smash. Lha istriku mengidolakan Cinta Fitri."
Markun :"Masak nggak ada yang mengidolakan kamu sama sekali, Mbez?
Dargombez :"Ada sih. Tapi itu yang bikin aku bingung. Yang mengidolakan aku justru tetanggaku."
Markun :"Ahaaa..... .Kesempatan Mbez. SPTP (Selingkuh Pis Tipis). Lagian istrimu nggak mengidolakan kamu. Cantik nggak orangnya?"
Dargombez :"Cantik gundulmu. Wong namanya BAMBANG"
Markun : "Wakakakakkkkkkk............... . Jeruk makan jeruk niye"
Pagi itu Dargombez duduk termenung di warung kopi Pasar Kambing dekat Ampel. Datang Markun yang langsung menginterogasi kenapa sahabatnya itu duduk termenung sendirian.
Markun :"Kamu kenapa, Mbez? Kok tumben murung."
Dargombez :"Iya,Kun. Di rumah nggak ada yang menidolakan aku."
Markun :"Maksudnya?"
Dargombez :"Anakku yang paling kecil mengidolakan Upin Ipin, kakaknya mengidolakan Rafael anggota boys band Smash. Lha istriku mengidolakan Cinta Fitri."
Markun :"Masak nggak ada yang mengidolakan kamu sama sekali, Mbez?
Dargombez :"Ada sih. Tapi itu yang bikin aku bingung. Yang mengidolakan aku justru tetanggaku."
Markun :"Ahaaa..... .Kesempatan Mbez. SPTP (Selingkuh Pis Tipis). Lagian istrimu nggak mengidolakan kamu. Cantik nggak orangnya?"
Dargombez :"Cantik gundulmu. Wong namanya BAMBANG"
Markun : "Wakakakakkkkkkk............... . Jeruk makan jeruk niye"
SENYUM SEJENAK SERI 157
MANGKOK
Di depan sebuah butik milik seorang bule, ada penjual soto Madura yang sedang mangkal. Dari samping nampak Markun dan Dargombez yang membawa mangkok sedang ngobrol dengan asyiknya.
Dargombez : "Kun, orang Indonesia itu... selalu selangkah lebih maju dari orang luar negeri"
Markun : "Tau dari mana kamu Mbez"
Dargombez : "Tuh buktinya... (sambil nunjuk warung sotonya orang Madura) dimana ada tokonya orang luar, pasti di depannya selalu ada warungnya orang Indonesia. Selangkah lebih maju kan"
Markun : "Oooo...Asem kamu Mbez. Lha kamu ngapain bawa mangkok?Mau beli soto"
Dargombez : "Nggak kok,.. aku mau beli BH buat istriku"
Markun : "Lha kok bawa mangkok"Dargombez : "Iya ini ukurannya BH istriku"
Markun :"ASEEEMM.....#@#&^%$%"
Di depan sebuah butik milik seorang bule, ada penjual soto Madura yang sedang mangkal. Dari samping nampak Markun dan Dargombez yang membawa mangkok sedang ngobrol dengan asyiknya.
Dargombez : "Kun, orang Indonesia itu... selalu selangkah lebih maju dari orang luar negeri"
Markun : "Tau dari mana kamu Mbez"
Dargombez : "Tuh buktinya... (sambil nunjuk warung sotonya orang Madura) dimana ada tokonya orang luar, pasti di depannya selalu ada warungnya orang Indonesia. Selangkah lebih maju kan"
Markun : "Oooo...Asem kamu Mbez. Lha kamu ngapain bawa mangkok?Mau beli soto"
Dargombez : "Nggak kok,.. aku mau beli BH buat istriku"
Markun : "Lha kok bawa mangkok"Dargombez : "Iya ini ukurannya BH istriku"
Markun :"ASEEEMM.....#@#&^%$%"
Minggu, 17 Juli 2011
SENYUM SEJENAK SERI 156
NAIK PESAWAT
Ini adalah kali pertama Dargombez naik pesawat. Ia mau ke Jakarta melalui bandara Juanda. Setelah melewati pintu pemeriksaan dan menunjukkan boarding passnya dia langsung naik pesawat SEJENAK AIRWAYS. Dia memilih duduk dekat jendela. Tepat di sebelahnya duduk seorang cewek cantik. Dargombez melihat ke arah luar jendela dan dia merasa terheran-heran melihat pemandangan di luar sana jadi kecil-kecil. Dengan terpukau Dargombez mengajak bicara cewek di sebelahnya.
Dargombez : "Mbak, dari sini orang-orang itu kelihatan kecil-kecil ya kayak semut"
Cewek : "Aduuhh bapak capek deh. Itu kan memang semut, pak. Kita lho belum terbang"
Dargombez : "GLODAK@#&*$#!!*.....
Ini adalah kali pertama Dargombez naik pesawat. Ia mau ke Jakarta melalui bandara Juanda. Setelah melewati pintu pemeriksaan dan menunjukkan boarding passnya dia langsung naik pesawat SEJENAK AIRWAYS. Dia memilih duduk dekat jendela. Tepat di sebelahnya duduk seorang cewek cantik. Dargombez melihat ke arah luar jendela dan dia merasa terheran-heran melihat pemandangan di luar sana jadi kecil-kecil. Dengan terpukau Dargombez mengajak bicara cewek di sebelahnya.
Dargombez : "Mbak, dari sini orang-orang itu kelihatan kecil-kecil ya kayak semut"
Cewek : "Aduuhh bapak capek deh. Itu kan memang semut, pak. Kita lho belum terbang"
Dargombez : "GLODAK@#&*$#!!*.....
Jumat, 01 Juli 2011
SENYUM SEJENAK SERI 155
DASAR KOPLAK
Siang itu Tukiyem istri Dargombez sedang panik karena sang suami kepalanya berdarah-darah. Sambil membersihkan darah di kepala Dargombez bertanya kepada suami tercintanya itu.
Tukiyem : "Kamu kenapa mas kok jadi kayak gini?"
Dargombez : "Aku tadi memukul kepalaku pakek batu"
Tukiyem : "Hah...ngapain?Udah tau berbahaya ya dilakoni"
Dargombez : "Aku cuma mengikuti saran di TV waktu ada acara The Master. Bunyinya "JANGAN TIRU ADEGAN INI DI RUMAH" jadi ya aku coba di lapangan. Eh ternyata bocor juga"
Tukiyem : "DASAR KOPLAK"
Dargombez hanya cengengas cengenges sambil meringis kesakitan..
Siang itu Tukiyem istri Dargombez sedang panik karena sang suami kepalanya berdarah-darah. Sambil membersihkan darah di kepala Dargombez bertanya kepada suami tercintanya itu.
Tukiyem : "Kamu kenapa mas kok jadi kayak gini?"
Dargombez : "Aku tadi memukul kepalaku pakek batu"
Tukiyem : "Hah...ngapain?Udah tau berbahaya ya dilakoni"
Dargombez : "Aku cuma mengikuti saran di TV waktu ada acara The Master. Bunyinya "JANGAN TIRU ADEGAN INI DI RUMAH" jadi ya aku coba di lapangan. Eh ternyata bocor juga"
Tukiyem : "DASAR KOPLAK"
Dargombez hanya cengengas cengenges sambil meringis kesakitan..
SENYUM SEJENAK SERI 154
HADIAH TIDUR BARENG
Dargombez datang ke tokonya Markun bersama seorang cewek cantik buat beli beras 10 kilo.
Dargombes : "Kun mbak ini mau beli beras, tapi gak bawa duit. Sebagai gantinya per kilonya diganti dengan 1 jam tidur bareng gimana?"
Markun : "Yang bener Mbez?"
Dargombez : "Beneran masak aku bohong"
Markun :" Oke deh. Cuma 10 kilo nggak kurang nih?"
Markunpun lalu bergegas membungkuskan 10 kilo beras lalu diberikan kepada si cewek.
Markun : "Ini mbak berasnya. Hadiahnya jadi kan?"
Cewek : "Ya jadi lah mas. Ya udah ayo ke rumah nenekku"
Markun : "Kok ke rumah nenek? ke hotel kek"
Cewek : "Lah yang beli kan emang nenek saya"
Markunpun pingsan. Dargombezpun ketawa terpingkal-pingkal sambil buru-buru kabur.
(Rasain tuh nenek-nenek)
Dargombez datang ke tokonya Markun bersama seorang cewek cantik buat beli beras 10 kilo.
Dargombes : "Kun mbak ini mau beli beras, tapi gak bawa duit. Sebagai gantinya per kilonya diganti dengan 1 jam tidur bareng gimana?"
Markun : "Yang bener Mbez?"
Dargombez : "Beneran masak aku bohong"
Markun :" Oke deh. Cuma 10 kilo nggak kurang nih?"
Markunpun lalu bergegas membungkuskan 10 kilo beras lalu diberikan kepada si cewek.
Markun : "Ini mbak berasnya. Hadiahnya jadi kan?"
Cewek : "Ya jadi lah mas. Ya udah ayo ke rumah nenekku"
Markun : "Kok ke rumah nenek? ke hotel kek"
Cewek : "Lah yang beli kan emang nenek saya"
Markunpun pingsan. Dargombezpun ketawa terpingkal-pingkal sambil buru-buru kabur.
(Rasain tuh nenek-nenek)
SENYUM SEJENAK SERI 153
ROTI
Di pagi yang cerah Markun mengunjungi Dargombez di rumahnya. Dargombez sedang asyik membaca berita di koran.Tanpa basa basi dan tanpa permisi Markun langsung saja menyantap roti di atas meja. Di sudut ruang Markun melihat seekor tikus mati. Dia pun lantas bertanya pada Dargombez.
Markun : "Mbez, kok tikus mati gak dibuang sih? Kan bau."Dargombez : "Bukannya gak aku buang, cuman tadi umpannya belum habis"
Markun : "Belum habis gimana maksudmu?"Dargombez : "Umpannya tadi 2. Tapi baru dimakan 1"
Markun : "Terus satunya mana?"
Dargombez : "Tuh di tanganmu" sambil nunjuk roti yang dipegang Markun
Markun : "ASEM..@!^%$#&*^".Sambil huek..huek memuntahkan roti di mulutnya
Di pagi yang cerah Markun mengunjungi Dargombez di rumahnya. Dargombez sedang asyik membaca berita di koran.Tanpa basa basi dan tanpa permisi Markun langsung saja menyantap roti di atas meja. Di sudut ruang Markun melihat seekor tikus mati. Dia pun lantas bertanya pada Dargombez.
Markun : "Mbez, kok tikus mati gak dibuang sih? Kan bau."Dargombez : "Bukannya gak aku buang, cuman tadi umpannya belum habis"
Markun : "Belum habis gimana maksudmu?"Dargombez : "Umpannya tadi 2. Tapi baru dimakan 1"
Markun : "Terus satunya mana?"
Dargombez : "Tuh di tanganmu" sambil nunjuk roti yang dipegang Markun
Markun : "ASEM..@!^%$#&*^".Sambil huek..huek memuntahkan roti di mulutnya
Langganan:
Postingan (Atom)